Persamaan Bapak Khongguan dan aku
Sebelum hari raya,
kutulis doa dan kutunggu kesempatan
untuk perjamuan khongguan bersama Ibumu
Kutanya mas Joko Pinurbo soal kelanjutan perjamuan Khong Guan.
Dan sore itu juga dimintanya aku pikirkan sambil ngopi dulu di gazebonya.
Lha gimana kelanjutannya bapak khongguan?
Tahun ini apa dia mudik?
Atau ke gereja dulu Misa Pagi sambil nunggu bu khongguan Sholat Ied?
Kulihat di kaleng itu, bapak khongguan juga belum pulang
kujuga belum ada kesempatan sungkem Ibumu di perjamuan khongguan
tiap hari kubatin kabarmu
tiap hari melucuti pikiranku
Ah bapak khongguan,
segitu sayangnya kah engkau pada keluargamu?
rindu menyiksamu, tapi kau jaga ibu dan 2 anak itu dari virus, maka kau tak pulang?
Padahal kau tak bawa virus.
Kau hanya menjaganya dengan tak memaksa menemuinya.
Segitukah kau mengasihinya?
ya sama, pak
aku juga belum dapat kesempatan perjamuan khongguan itu
cuma kusentuh sebatas doa tiap hari
tapi kupikir pikir....kenapa aku belum dapat kesempatan untuk perjamuan khongguan dengan Ibumu?
apa karena Ibumu kuberi eggroll? bukan khongguan.
Ah eggroll, jangan gitulah, tolong.

Comments